The Falling Princess

The Most Extraordinary Things

A Drabble, A Day #6 (Granakumala) March 31, 2010

Filed under: continuous stories — utiuts @ 23:19
Tags: ,

Pantai kembali tenang. Ombak mendebur pasir, memecah karang. Garis putih tipis masih membentang di sepanjang cakrawala. Namun angin telah bertiup dari arah yang berbeda. Hal ini akan disadari Kumala ketika ia menerbangkan layang-layang keesokan harinya.

Yang akan datang sudah dekat.

————-

Grana turun dari mobil pick-up tumpangannya. Perlu beberapa detik untuk menurunkan papan surfing-nya. Setelah dia mengucapkan terima kasih, supir ramah itu pun melambai dan melanjutkan perjalanan. Meninggalkan Grana tersenyum dan tercenung sendiri. Sungguh langka orang-orang baik seperti itu sekarang, batinnya.

Tungkai-tungkai kokoh itu melangkah dengan pasti. Sangat tahu tujuan yang akan dicapainya. Sudah berhari-hari Grana menempuh jalan demi menjejak di tempat ini. Pantai baru dengan ombaknya yang juga baru. Dan apa yang dilihat Grana benar-benar melampaui bayangan dan harapannya.

Pantai itu begitu indah dan luas. Sepanjang mata memandang hanya ada lautan biru. Ombaknya bergulung-gulung sangat mengundang. Angin bertiup, nyiur melambai-lambai. Grana terpaku dan menahan napas begitu membenamkan telapak kaki di pasirnya.

Kemudian dia mulai memperhatikan sekelilingnya. Terlihat jelas pantai ini dialokasikan bagi para nelayan. Agak jauh di ujung, tertambat beberapa kapal berjala. Di sebelah kiri Grana sendiri terlihat wanita-wanita paruh baya yang sedang menjemur ikan dan hasil laut lainnya. Sedangkan di sebelah kanannya sekumpulan anak-anak tertawa dan berlari mengejar ombak satu sama lain. Sekali lagi Grana merasa ada di rumah.
Grana berjalan ke arah kapal-kapal nelayan tertambat dengan niat mencari penginapan. Di sanalah terlihat paling banyak orang berkumpul. Posturnya yang tinggi di atas rata-rata mencuat di antara kerumunan. Namun kulit cokelatnya membaurkan dirinya dengan sekelilingnya.

Dia melihat seorang pria agak tambun sedang duduk sambil meminum segelas kopi. Sepertinya dia sedang istirahat, sehingga Grana memutuskan untuk mendekatinya.

“Permisi, Pak, boleh saya menumpang bertanya?” tanya Grana sopan.

Pria tua itu memandang Grana dan menelitinya sejenak. Tiba-tiba dia berkata.

“Nak Grana?”

Grana terkejut mengetahui pria itu mengenal dirinya.

“Betul. Kok, Bapak tahu?”

Pria itu tertawa.

“Wah, wah, wah… Sudah lupa sepertinya. Coba pikir-pikir lagi. Perhatikan wajah saya.”

Pria itu tersenyum, kebalikan dengan Grana yang menatapnya bingung. Setelah beberapa detik, Grana sendiri mulai merasa bahwa dia mengenalnya. Akhirnya ingatan itu kembali padanya. Grana tersenyum tak percaya.

“Sudah ingat sekarang?” tanya pria itu dengan logat Jawa khasnya.

“Pak Dawa? Jadi serius waktu Bapak bilang mau jadi nelayan?”

“Hohoho! Kapan saya pernah bercanda? Ayo, ayo, silakan duduk,” tawar Pak Dawa pada Grana dan dia pun duduk di salah satu kursi yang ada.

“Mau kopi?” tawar Pak Dawa lagi. Grana menerimanya dengan senang hati.

“Saya kira Bapak pensiun dan ingin beristirahat di tepi pantai. Ga taunya malah jadi nelayan betulan,” cetus Grana.

“Yah, namanya juga mimpi. Harus dikejar, toh? Apa boleh saya tebak kamu ke sini juga mengejar mimpi?”

“Hahaha… Bapak tahu sendiri, arsitektur memang keahlian saya, tapi ombak adalah hidup saya.”

“Dari dulu memang kamu murid saya yang paling tahu apa yang dia mau. Jujur saja saya tidak kaget bertemu dengan kamu di sini. Ngomong-ngomong sudah dapat penginapan belum?”

“Nah, itu dia yang mau saya tanyakan, Pak. Kira-kira di mana ya yang murah? Ongkos saya habis di jalan.”

“Kamu ini seperti baru kenal saya saja. Ayo, tinggal di gubuk saya. Kalau soal ongkos, subuh-subuh kamu ikut saya ke laut, nanti saya kasih upah.”

“Yang betul, Pak?” tanya Grana, mata berbinar-binar.

Yo wiss kalau ndak mau.”

“Ya jelas mau dong, Pak!”

“Hahaha! Begitu! Ayo, angkat barangmu! Letakkan di rumah saya.”

Bersambung.

DO NOT TAKE THIS OUT. TIDAK UNTUK DISALIN KE MEDIA LAIN.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.